Perubahan masa menstruasi bisa karena faktor umur loh!

Perubahan masa menstruasi bisa karena faktor umur loh!

5 min read

Seperti yang kamu tahu, Charm Girls; ada banyak faktor yang mempengaruhi masa menstruasi. Mulai dari berat badan, penggunaan obat-obatan tertentu, suasana hati sampai kondisi kesehatan.

Memang, masa menstruasi sendiri disebabkan oleh hormon yang bikin tembok rahimmu menebal dan kemudian meluruh. Nah, tahukah kamu kalo umurmu juga berpengaruh hormon yang menyebabkan seiring bertambahnya umur kamu, segala macam yang berkaitan dengan masa menstruasi, ciri-ciri darah haid yang dihasilkan dan siklusnya ada kemungkinan untuk berubah lho, Charm Girls.

Baca Juga : Apa sih datang bulan dan menstruasi itu? - Charm Girl's Talk

Jadi, tingkat hormon dalam tubuhmu bakal berubah selama perbedaan fase kehidupan. Begitu juga periode menstruasi setiap perempuan yang unik dan dapat berganti-ganti sepanjang hidupnya. 

Penasaran, apa saja yang bisa terjadi pada menstruasi seiring bertambah umur, mulai dari periode menstruasi, siklus menstruasi, blood flow, sampai kram perut? Yuk, kita simak bareng-bareng, Charm Girls!

1. Masa menstruasi pertama kali! 
Selamat buat para Charm Girls yang ada di fase ini! Jika dilihat dari data yang ada, menstruasi pertama akan terjadi di umur 10-15 tahun! Di beberapa tahun pertama, masa menstruasi pada anak perempuan seperti kamu biasanya belum teratur dan agak sulit ditebak kapan datangnya.

Kamu bisa saja nggak kedatangan masa menstruasi selama berbulan-bulan. Eh, terus tiba-tiba langsung banjir di bulan lainnya. Periode menstruasi juga bisa jadi lebih panjang di awal, kira-kira 21-45 hari, meskipun siklus yang lebih pendek atau lebih panjang dapat terjadi.

Perubahan masa menstruasi bisa karena faktor umur loh!
Masa Menstruasi Pertama

Oh ya, kamu juga mulai merasakan gejala PMS alias Premenstrual Syndrome; yang suka bikin kram perut, payudara terasa sakit, serta nyeri kaki dan pinggul. Tapi, tenang! Seiring perjalanan waktu, tepatnya pada tahun ketiga, siklus menstruasi anak perempuan bisa lebih teratur dengan aliran darah yang banyak seperti siklus wanita dewasa. 

Itu juga salah satu kelebihan dari tubuhmu, yaitu jago banget beradaptasi sama perubahan! Cool, Charm Girls!

2. Masa menstruasi di umur 20 tahun
Nah, saat kamu di umur 20 tahunan; menstruasimu akan jadi lebih teratur dengan aliran darah yang banyak. Kamu bakalan kedatangan siklus menstruasi sekitar 25-38 hari (rata-rata 28 hari), dan setiap periode berlangsung selama 3-7 hari, Charm Girls.

Perubahan masa menstruasi bisa karena faktor umur loh!
Masa Menstruasi Usia 20 Tahun

Di rentang usia ini pula, puncak kesuburan seorang wanita berada, pas saat tubuhmu paling siap untuk hamil. Jadi, di usia ini kamu harus pintar-pintar menjaga diri dan pergaulan biar dijauhkan dari hal yang nggak diinginkan. Buat kamu yang mau tahu cara-cara melindungi diri, boleh banget ngulik artikel di Charm Girl’s Talks!

Tapi, saat umurmu 20-an dan masa menstruasi masih berantakan, bisa jadi itulah tanda kehamilan atau stres yang berlebihan, huhuhu. Dalam beberapa kasus, masa menstruasi yang terlewat tuh disebabkan oleh sesuatu yang berbahaya seperti olahraga ekstrim atau kekurangan/kelebihan berat badan. So, kamu wajib banget nih menjaga kesehatan, okay, Charm Girls?

3. Masa menstruasi ketika berusia 30 tahun 
Wah, anak perempuan sudah tumbuh menjadi wanita dewasa, nih! Jadi, di usia 30 tahun, wanita yang pernah melahirkan juga pastinya bakal mengalami perubahan pada siklus menstruasi, yaitu rata-rata menjadi lebih pendek dengan heavy bleeding, Charm Girls.

Sebagian besar wanita yang lain yang telah melahirkan malah merasa masa menstruasi jadi lebih ringan dan nggak pake acara PMS lagi, Charm Girls. Hal ini karena proses melahirkan menyebabkan serviks menjadi sedikit lebih besar, sehingga saat menstruasi tidak lagi terjadi kontraksi rahim yang kuat.

Perubahan masa menstruasi bisa karena faktor umur loh!
Masa Menstruasi Usia 30 Tahun

Tapi ada juga wanita dewasa berusia di atas 30 tahun yang mengalami menstruasi yang lebih berat, lebih lama atau lebih menyakitkan setelah melahirkan. Kamu jangan mengabaikan hal ini ya, dilansir dari Health rasa nyeri menstruasi yang dahsyat bisa jadi gelaja kesehatan seperti pertumbuhan tumor jinak yang disebut fibroid.

Eh, jangan salah, banyak juga wanita tidak mengalami menstruasi selama masa menyusui lho. Apalagi diakhir umur 30-an, masa menstruasi mungkin menjadi lebih jarang atau kurang teratur. Kondisi ini bisa menjadi tanda-tanda perimenopause atau transisi menuju menopause. Kalo masih bingung, kamu bisa tanyakan pada orang tuamu atau lihat-lihat artikel tentang menopause di Charm Girl’s Talks!

4. Masa menstruasi di atas 40 tahun. 
Btw, semoga semakin tua kamu; bisa semakin cantik dan menginspirasi ya, Charm Girls! 

So, saat kamu berumur 40 tahun nanti; produksi hormon estrogen dari indung telur atau ovarium akan menurun, sehingga masa menstruasi bisa jadi lebih pendek dengan blood flow yang lebih ringan atau jarang. Menopause bakal terjadi pas menstruasi berhenti total selama 12 bulan berturut-turut, Charm Girls.

Perubahan masa menstruasi bisa karena faktor umur loh!
Tanda-Tanda Perimenopause

 Bagi kebanyakan perempuan, ini terjadi di akhir usia 40-an atau awal 50-an. Setiap perempuan dengan perdarahan pasca-menopause harus berkonsultasi dengan dokter untuk pencegahan kanker endometrium atau kanker rahim. Wah, mungkin inilah alasan mengapa menjaga kesehatan tubuh, rajin olahraga dan makan yang bergizi jadi penting banget.
--
Nah. Charm Girls. Menstruasi memang seperti proses panjang yang bakal kamu alami seumur hidup. Walaupun PMS, penggunaan pembalut dan menjaga kebersihan diri di masa menstruasi terdengar sangat merepotkan, ini adalah bagian dari pentingnya dirimu sebagai anak perempuan. So, just enjoy the process, love!