Menstruasi di zaman dulu kayak apa ya?

Menstruasi di zaman dulu kayak apa ya?

5 min read

Kamu pernah kepikiran nggak sih bagaimana orang-orang pada zaman dahulu harus melalui menstruasi? Fiuh, ternyata di masa ini telah terjadi banyak sekali perubahan penting dalam ‘kehidupan bermenstruasi’ sebagai seorang perempuan lho, Charm Girls!

Bisa dibilang, sejarah tentang menstruasi tuh cukup suram, lho. Dahulu banyak sekali stigma, mitos, hoax, dan ketidaktahuan baik dari lingkungan bahkan dari wanita yang mengalami menstruasi itu sendiri. Pokoknya, apapun yang berkaitan dengan darah, wanita dan menstruasi adalah sesuatu yang sangat amat tabu untuk dibahas, dan mungkin masih hingga sekarang. Duh, semoga saja tidak seperti itu, ya!

Baca Juga : Perubahan masa menstruasi bisa karena faktor umur loh! - Charm Girl's Talk


Kehadiran sosial media dan internet telah menjadi salah satu perubahan yang berarti untuk menyebarluaskan informasi tentang menstruasi, seperti Charm Girls Talk. Kini kamu dapat menemukan berbagai macam informasi dan pengetahuan dan memilih langsung pembalut Charm yang cocok untuk kamu! Keren banget, kan~

Nah, buat kamu yang sudah penasaran soal menstruasi di masa lalu… Mari kita throwback bersama-sama!

Menstruasi di zaman dulu kayak apa ya?

Menstruasi di zaman kuno
Perempuan sudah mengalami menstruasi sejak manusia telah berevolusi secara sempurna, walaupun masih sedikit sekali sejarah yang mencatat hal ini. Dapat dimaklumi, karena zaman dahulu hanya laki-laki yang bisa menjadi juru tulis.


Anyway, dahulu kala orang-orang Romawi kuno beranggapan bahwa wanita yang sedang mengalami menstruasi adalah seorang penyihir jahat! Seorang filsuf bernama Pliny the Elder malah menulis bahwa darah menstruasi dapat merubah seekor anjing menjadi gila, membuat pohon dan sawah menjadi layu, mengundang peti/badai bahkan menjadi pelet cinta!


Duh, ngakak nggak sih, Charm Girls? Hal-hal tersebut memang terdengar tidak masuk akal, tapi dari sana kita dapat membayangkan betapa nggak enaknya menjadi perempuan pada saat itu. Ditambah lagi dengan fakta bahwa siklus menstruasi perempuan zaman dahulu tergolong lebih pendek dan mereka mengalami menopause lebih awal karena kekurangan gizi. Huhuhu, sedihnya!
 

Menstruasi di zaman dulu kayak apa ya?

Hanya ada sedikit informasi mengenai menstruasi di zaman kuno tapi beberapa sejarawan percaya bahwa orang-orang Romawi dan Mesir kuno sudah menggunakan alas sejenis pembalut yang terbuat dari potongan kayu dan kain wol atau spons laut.

Menstruasi di abad pertengahan
Memasuki era yang cukup kacau nih, Charm Girls. Masih seperti zaman kuno; pada abad pertengahan, informasi mengenai menstruasi masih sangat minim dan diperburuk oleh stigma yang tersebar bersamaan dengan kegiatan keagamaan. Darah menstruasi dianggap kotor dan beracun lho.


Jadi, pada masa itu, perempuan akan melakukan segala macam hal untuk menyembunyikan menstruasinya. Mereka akan membawa pouch kecil berisi bunga-bunga wangi di sekitar leher atau pinggang untuk menetralkan aroma darah dan ada kebiasaan yang cukup aneh juga nih, Charm Girls! Mereka akan membakar katak dan membawa abunya karena dipercaya dapat menghilangkan kram dan aliran darah.
Di sisi dunia lain seperti India dan Nepal, perempuan yang sedang menstruasi bahkan harus diasingkan di sebuah pondok/gubuk dan dilarang untuk keluar rumah, lho.


Ada-ada saja, yah!

Menstruasi di era Victoria dan revolusi industry
Akhirnya di masa ini ada sebuah pencerahan, Charm Girls. Orang-orang akhirnya menyadari, darah menstruasi yang dibiarkan begitu saja ternyata tidak baik dan di awal perang dunia pertama, sebuah produk pembersih kewanitaan mulai dikembangkan. Ada dua jenis pembalut yang dikembangkan pada masa tersebut, yaitu:

  1. Cellucotton
    Perban para tentara perang yang terbuat dari Cellucotton; sebuah produk yang berasal dari pohon tebu. Cellucotton dipercaya lebih menyerap darah, murah dan mudah ditemukan dibandingkan kapas biasa.
  2. Hoosier Sanitary Belt
    Sekilas terlihat seperti pakaian dalam dengan lapisan pembalut yang dapat dicuci ulang dan ditempelkan pada ikat pinggang. Bagaimana menurutmu, apakah Hoosier Sanitary Belt atau tali pinggang menstruasi ini nyaman untuk digunakan?
Menstruasi di zaman dulu kayak apa ya?

Nah pada tahun 1970, pembalut dengan perekat ditemukan dan kemudian dipasarkan, Charm Girls. Nggak disangka banget, era Revolusi Industri telah membawa banyak sekali perkembangan. Seiring perubahan posisi perempuan pada sosial, edukasi mengenai menstruasi mulai disebarluaskan sebagai hak manusia. It’s so cool, right?

Menstruasi di era modern
Akhirnya, tidak disangka bahwa produk pembersih kewanitaan dan pembalut sudah melalui sejarah yang sangat amat panjang. Inovasi seharusnya juga tak berhenti di sini. Pembalut dengan berbagai macam fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan. Sekarang, pembalut sangat mudah didapatkan di toko-toko terdekat atau bisa dipesan lewat online shop favoritmu!


Misalnya, ukuran; panjang dan pendek, ada yang bersayap dan tidak, serta modifikasi lainnya. Seperti pembalut Charm Extra Maxi dengan teknologi bantalan elastis yang selalu kembali ke bentuk semula dan anti bocor! Apalagi ditambah sensasi dingin lho, Charm Cooling Fresh dengan ekstrak daun mint, cocok banget buat para Charm Girls yang sering merasa gerah dan pengap akibat menstruasi! Awesome.
 

Menstruasi di zaman dulu kayak apa ya?

Semoga semua perempuan di dunia bisa terus optimis ketika menghadapi menstruasi. Perbanyak diri kamu dengan edukasi-edukasi bermanfaat tentang menstruasi, sharing pengalaman kepada teman serta orang tua dan lawan stigma atau hoaks mengenai menstruasi di luar sana! Karena kamu nggak sendiri dan menstruasi adalah proses wajib dari setiap pendewasaan. So, keep going, Charm Girls!