Bahan kimia pada pembalut, pilih yang aman ya

Bahan kimia pada pembalut, pilih yang aman ya

5 min read

Parents, pembalut adalah benda terpenting yang harus Anda atau buah hati pakai setiap menstruasi tiba. Pembalut ini memiliki tugas untuk menyerap aliran darah dari organ kewanitaan agar tidak tembus ke pakaian. Satu hal yang harus selalu diingat, karena pembalut akan bersentuhan langsung dengan bagian terpenting tubuh, Anda harus memastikan pembalut yang aman dan tidak membahayakan kesehatan. Ini juga akan menjadi penting karena sebagai orang tua, Anda harus dapat membantu putri Anda di rumah dalam menentukan pembalut yang tepat untuknya.


Sekilas tentang pembalut
Pembalut sekali pakai yang sering digunakan pada umumnya terbuat dari campuran antara bahan rayon dan kapas. Rayon sendiri terbuat dari serat selulosa yang berasal dari kayu. Pada masa kini, pembalut telah hadir dengan berbagai macam bahan yang dapat Anda pilih dengan kebutuhan dan preferensi pribadi.
 

Charm pembalut sendiri hadir dengan pilihan untuk Anda yang menggunakannya di siang hari, seperti Charm Extra Maxi, Charm Extra Comfort, Charm Slim Protect, Charm Cooling Fresh. Ada yang pembalut sayap atau tanpa sayap. Pembalut malam panjang yang bisa menemani tidur juga ada seperti Charm Safe Night, Anda dan buah hati bebas deh dari perasaan takut bocor.

Bahan-bahan kimia pada pembalut
Parents, tahukah Anda bahwa ada beberapa pembalut yang memiliki bahan kimia yang berbahaya yang berpotensi menimbulkan berbagai macam penyakit, mulai dari alergi, iritasi hingga kanker?! Berikut ini adalah beberapa bahan berbahaya yang harus Anda ingat.

  1.  Gas klorin
    Penggunaan serat selulosa yang berasal dari kayu membutuhkan proses pemutihan dengan klorin. Klorin adalah zat kimia keras yang pada umumnya dipakai untuk membersihkan bakteri yang ada di air seperti kolam renang. Penggunaan klorin yang melebihi batas wajar sendiri akan menghasilkan gas dioksin bersifat karsinogenik; yang berpotensi menimbulkan kanker!
  2.  Parfum dan wewangian
    Untuk menyamarkan aroma darah saat menstruasi, beberapa pembalut memiliki zat pewangi. Maka perlu dicek kembali apakah tubuh kita memiliki reaksi terhadap wewangian, perlu dicek juga apakah wangi tersebut terbuat dari sintetis atau dari ekstrak bahan alami lho!
  3.  Zat pewarna
    Sebagian cara membersihkan bahan dasar pembalut adalah menggunakan pemutih dari zat kimia yang berbahaya.

Cara untuk memilih pembalut yang aman
Parents, pemerintah yang mengatur regulasi keamanan konsumen mungkin memiliki caranya sendiri untuk menguji keamanan pembalut yang beredar. Namun, Anda sendiri dapat melakukan beberapa tips untuk memilih pembalut yang aman bagi Anda dan sang buah hati.

  1. Perhatikan Izin Depkes Izin Depkes diberikan dan dikeluarkan oleh Badan POM Depkes (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan). Untuk produk pembalut, termasuk dalam alat kesehatan, maka nomornya adalah AKD XXXXXX. Jadi, setiap produk yang memiliki nomor izin ini pada kemasannya, sudah pasti telah melewati proses dan lulus uji coba yang berlaku. Lebih aman bukan?
  2.  Cek kembali tanggal pembuatan pembalut!
    Eits, ini dia yang harus dicek teliti! Untuk produk Charm sendiri, tanggal yang ada di setiap kemasan adalah tanggal pembuatannya, lho! Bukan tanggal expired. Pembalut pun masih dalam kondisi baik digunakan sampai 3 tahun dari tanggal produksi, Parents.
  3.  Pastikan pembalut yang tidak akan terkena kotoran
    Tentu saja Anda dapat melihat ini dari bungkusan pembalut, apakah rusak, usang atau masih rapih.

Tanda bahwa Anda atau sang buah hati terkena iritasi akibat pembalut
● Munculnya alergi, gatal-gatal di sekitar area organ kewanitaan. Jika mengalami hal ini, tolong sebisa mungkin Anda tidak menggaruknya karena akan memperparah kondisi dengan rusaknya kulit akibat gesekan.
● Muncul bisul atau bernanah bahkan berdarah di kulit sekitar area kewanitaan.
● Organ intim memerah dan terasa perih, bengkak hingga susah buang air kecil.
● Demam, pusing dan muntah-muntah. Iritasi yang diakibatkan oleh bakteri atau reaksi kimia bisa memberikan dampak yang berbahaya seperti ini lho, Parents.


Apabila hal-hal tersebut terjadi dan berlangsung selama tiga hari lebih, Anda harus waspada dan segera kunjungi dokter ya untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebelum terlambat, Parents!

Mengatasi iritasi yang disebabkan oleh pembalut

  1.  Ganti pembalut sesering mungkin
    Pada dasarnya, menstruasi memang menjadikan kulit di area organ kewanitaan menjadi lembab dan memungkinkan adanya kuman dan bakteri jahat. Baiknya, apabila Anda atau putri Anda mengalami iritasi, frekuensi untuk mengganti pembalut juga ditingkatkan. Jadi, kuman tidak akan memiliki kesempatan berkembang biak di bawah sana.
  2.  Bersihkan organ kewanitaan dengan air mengalir
    Air mengalir akan meredakan kulit yang stress akibat iritasi yang tidak berisiko untuk menimbulkan alergi.
  3.  Keringkan kulit di area organ kewanitaan dengan cara ditepuk-tepuk
    Seperti menggaruk, Anda atau sang buah hati sebaiknya tidak menggosok-gosokan handuk yang berpotensi melukai kulit akibat gesekan.
  4.  Menggunakan pembalut bebas dari bahan iritan, alkohol atau pewangi.
    Sudah jelas kan, Parents. Jangan menggunakan pembalut tersebut agar tidak memperparah kondisi kulit.
  5.  Oleskan salep yang mengandung zinc oxide dan petroleum jelly, untuk meringankan gatal-gatal.
    Bahan-bahan tersebut dapat Anda temukan dengan mudah di toko-toko terdekat. Dampingi putri Anda untuk menggunakan bahan ini ya. Jangan lupa, apabila keadaannya semakin genting maka segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan.

Seperti itulah, Parents, gambaran tentang bahan kimia pada pembalut dan pertolongan pertama untuk iritasi. Semoga informasi ini dapat berguna untuk Anda dan sang buah hati. Selalu berikan perhatian untuknya dan dampingi Ia untuk menjalani masa pubertas dan menstruasinya! Charm pembalut bisa banget, lho, untuk menjadi pilihan yang aman dan sesuai apapun kebutuhan Anda dan sang buah hati. So, have fun for the both of you!