Anakku masih kecil tapi sudah menstruasi dini (menarche dini)

Anakku masih kecil tapi sudah menstruasi dini (menarche dini)

5 min read

Hati mana yang tak bangga dan senangnya apabila sang buah hati telah tumbuh dewasa menjadi seorang wanita anggun dan menawan. Rasanya tidak terasa sekali waktu yang berjalan begitu cepat berlalu. Menstruasi pertamanya datang seperti suatu keajaiban, bukan?


Namun di luar sana, ada beberapa orang tua yang tidak berekspektasi bahwa menstruasi putrinya datang terlalu awal. Kita, bahkan sebagai orang tua tidak mungkin untuk menentukan kapan menstruasi pertama, tapi ada beberapa hal yang harus Anda waspadai ketika menstruasi pertamanya datang lebih awal daripada seharusnya.

Baca Juga : Sebulan menstruasi dua kali, bagaimana dong? - Charm Girl's Talk

Anakku masih kecil tapi sudah menstruasi dini (menarche dini)

Proses menstruasi adalah sebuah siklus yang pasti dialami seluruh wanita di dunia akibat sel telur yang dilepaskan dan dinding rahim yang menebal tidak dibuahi menjadi darah kemudian keluar dari vagina. Proses menstruasi terjadi selama 2-7 hari dengan periode menstruasi selama 25-38 hari sekali.

Tentang menarche
Menstruasi pertama atau yang dikenal dengan menarche terjadi 2-4 tahun setelah sang buah hati Anda telah tumbuh payudara atau bulu pada tubuhnya. Jadi, tinggal dihitung saja, Parents. Apabila Anda melihat tubuhnya mulai berubah, berarti itulah waktunya untuk bersiap-siap karena hanya dalam hitungan kurang dari 2 tahun, Ia akan menjadi wanita seutuhnya.

Membahas seputar menarche dini
Menarche dini merupakan menstruasi pertama yang dialami seorang anak perempuan pada usia di bawah 12 tahun. Kondisi ini disebabkan oleh produksi hormon estrogen yang lebih banyak dan hormon gonadotropin yang mempercepat aktifnya fungsi dari organ reproduksi itu sendiri.


Faktor-faktor yang menyebabkan menarche dini

  1.  Nutrisi dan gizi
    Usia menarche berhubungan erat dengan kenaikan berat badan dan lemak tubuh, lho Parents. Anak perempuan yang malnutrisi pada umumnya badannya lebih kecil, kurus, pubertasnya lambat dan mengalami telat menarche. Begitu pula dengan anak perempuan yang mengalami menarche dini. Gaya hidup zaman sekarang yang memiliki pola makan junk-food akan menimbulkan risiko kegemukan. Komposisi lemak dan gula berlebih pada tubuhnya akan menjadi sinyal impuls untuk menyuruh tubuhnya mempercepat terjadinya menstruasi.
  2. Genetik
    Faktor keturunan dapat mempengaruhi maturitas atau tingkat pendewasaan diri. Pada umumnya waktu ketika seorang ibu mengalami menstruasi pertama di masa kecilnya tidak akan berbeda jauh dengan usia sang putrinya mendapat menstruasi pertamanya.
  3.  Rangsangan eksternal
    Parents, tubuh mereka yang masih muda memang mudah sekali merespon banyak hal di sekitarnya. Rangsangan audio visual baik berlabel dewasa, vulgar, atau mengumbar sensualitas yang Ia temukan ternyata dapat merangsang otak untuk mengaktifkan sistem reproduksinya!
  4. Aktivitas fisik
    Parents, fakta menunjukkan anak perempuan yang aktif melakukan aktivitas fisik mengalami menarche lebih normal daripada mereka yang tidak. Diperburuk dengan sosial media dan semua fasilitas yang membuat sang buat hati “malas” untuk bergerak dapat menjadi salah satu mengapa menstruasinya datang lebih awal.

Risiko menarche yang datang terlalu dini
Parents, ternyata menarche dini meningkatkan risiko bagi sang buah hati, lho. Baik dari fisik dan psikologisnya. Mari kita selami lebih dalam untuk mengerti gambaran keseluruhannya, yuk!

Anakku masih kecil tapi sudah menstruasi dini (menarche dini)
  1.  Obesitas
    Pakar kesehatan mempercayai bahwa mereka yang mengalami menstruasi pertama yang terlalu dini memiliki masalah yang erat dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi pada masa kanak-kanak. Maka, anak yang kelebihan berat badan di masa kecil, cenderung mengalami obesitas di masa dewasa juga, lho.
  2. Kesehatan jantung
    Masih berkaitan erat dengan obesitas, ketika putri Anda mengalami menstruasi pertama
    sebelum usia 12 tahun, mungkin Ia memiliki risiko tinggi untuk terkena penyakit jantung, stroke dan bahkan tekanan darah tinggi.
  3. Risiko diabetes
    Karena kadar gula dan lemak yang tinggi ditemukan pada anak perempuan yang mengalami menarche dini, risiko utama diabetes tipe 2 juga harus Anda waspadai, Parents. Apalagi kalau Anda memiliki riwayat diabetes yang dapat memperbesar kemungkinan buruk baginya.
  4.  Mempengaruhi kehamilan
    Juga diketahui bahwa anak perempuan yang mendapat menstruasi pada usia dini memiliki risiko lebih besar terkena komplikasi kehamilan di masa depan, Parents.
  5.  Permasalahan sosial dan psikologis
    Mungkin putri Anda akan mengalami sedikit permasalahan. Dari dalam dirinya, pasti akan ada kebingungan dan emosi yang muncul, tubuhnya yang telah menjadi dewasa terlebih dulu menjadi sebuah pikiran yang menjadi beban. Ditambah dengan teman-temannya yang belum mengalami menstruasi pertamanya akan menjadi jarak antara Ia dan lingkungannya. Apabila hal ini dibiarkan berkelanjutan, maka tidak menutup kemungkinan bahwa psikologisnya akan mengalami masalah di hari nanti.

Menjadikan menarche dini sebagai sebuah pembelajaran untuk berubah
Menstruasi yang datang terlalu cepat memang di luar kendali Anda sebagai orang tua. Tidak ada gunanya jika Anda menyesali hal yang sudah terjadi atau menyalahkan keadaan, tentu tidak bijak bukan? Jadikan pendewasaan yang terlalu dini adalah kesempatan untuk Anda memberikan perhatian yang lebih lagi untuk sang buah hati, berikan support dan semangat dengan melakukan beberapa tips sebagai berikut bersama dengannya, Parents!

  1.  Jaga gizi makanan
    Asupan karbohidrat, protein, lemak dan makanan dari cepat saji dan instan harus diperhatikan, bahkan dihindari. Sangat penting untuk membatasi makanan dan minuman manis yang berlemak, seperti kue tart, gorengan dan minuman bersoda. Perbanyak makanan bergizi dan jadikan momen ini untuk Anda dan sang buah hati memasak hidangan yang sehat bersama!
  2.  Lakukan gaya hidup aktif
    Dengan olahraga teratur sejak dini juga tak kalah penting dilakukan untuk menyeimbangkan asupan kalori dan aktivitas fisik. Gerakan ringan seperti jalan kaki, naik sepeda, main sepatu roda atau berenang tentunya sangat menyenangkan untuk dilakukan bersama.
  3.  Rutin check-up kesehatan
    Sehat memang mahal, namun percayalah sakit dapat membuat Anda merogoh kocek lebih dalam lagi. Sebagai langkah pencegahan, medical check-up dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan, sekaligus mendeteksi suatu penyakit sejak dini yang mungkin saja bisa terjadi kepada sang buah hati. Makin dini suatu penyakit terdeteksi, maka makin cepat pertolongan yang dapat diberikan, Parents!
  4. Dukungan mental dan moral
    Menstruasi pertama sudah tidak mudah, ditambah lagi dengan menarche dini. Hal ini mungkin menjadi sebuah ujian untuk Anda dan sang buah hati. Dukungan orang tua, menjalin komunikasi yang sehat secara dua arah akan menjadi bentuk perhatian yang menberikan perasaan aman dan nyaman bagi ke dua pihak, Parents.