Menorrhagia - kelainan menstruasi, penyebab, dan cara menghadapinya

Menorrhagia - kelainan menstruasi, penyebab, dan cara menghadapinya

5 min read

Hola, Charm Girls! Hayo, siapa yang dari kemarin sudah siap banget menyambut masa menstruasinya tiba? Mulai dari pembalut, pakaian dalam, alas tidur, wah pokoknya lengkap deh! Sambil ngeliatin kalender dan menghitung hari gitu deh, Charm Girls. Kalau kalian melakukan hal itu, kalian termasuk cewek keren, si selalu ready. Applause!

Jadwal datangnya masa menstruasi memang bisa ditebak karena biasanya berlangsung setiap 25 sampai 38 hari dan berlangsung selama 4-7 hari . Jumlah darah yang keluar sih paling banyak 30-40mL dalam sehari atau kira-kira 2-3 sendok makan, Charm Girls.

Tapi, tahukah kamu ada kondisi nggak normal bernama menorrhagia?
Wah, ini dia. Menorrhagia yang bikin menstruasimu menjadi aneh seketika. Menorrhagia adalah kondisi saat masa menstruasi terjadi lebih lama dan darah yang dikeluarkan menjadi lebih banyak. Oops! Jadi ribet banget dong? Kok bisa gitu, ya? Mendingan kita bahas lebih lanjut yuk, Charm Girls.

Apa tandanya Aku mengalami menorrhagia?
Untuk mengetahuinya sih sebenarnya mudah, Charm Girls. Pertama, masa menstruasimu akan terjadi lebih lama; mungkin bisa lebih dari seminggu dan ciri-ciri darah haidnya adalah jumlah darah yang keluar bisa banyak banget! Bisa jadi kamu jadi harus ganti pembalut satu jam sekali sebelum terjadi kebocoran! Oh, no! Ketika terkena penyakit ini, kamu bisa jadi mengeluarkan sampai dengan 80mL darah. Bahkan, pembalut yang biasa kamu pakai bakalan nggak sanggup menampung darah Hadu~

Terjadi Kebocoran

Selain urusan kesehatan, menorrhagia akan ganggu aktivitasmu sehari-hari. Seperti kamu yang mau pergi olahraga atau liburan bahkan untuk tidur saja akan menjadi nggak nyenyak. Belum lagi masalah kram perut parah, sakit kepala sebelah (migrain), serta anemia. Bisa lemas berasa mau pingsan seharian tuh, Charm Girls!

Ih, kok bisa gitu sih? Apa penyebab menorrhagia?
It has to be said, ternyata penyebab menorrhagia pada masa menstruasi bisa terjadi tuh belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli sih yakin kalau ada beberapa kemungkinan seperti:
1. Fibroid
Si tumor jinak yang ada di dalam atau di sekitar rahim. FIbroid ini suka dijadikan penyebab 20-30% kasus menstruasi dengan jumlah darah berlebihan, Charm Girls.

2. Polip rahim
Berbeda dengan fibroid, benjolan non-kanker ini bisa tumbuh pada dinding rahim atau leher rahim yang disebut serviks. Walaupun tidak berbahaya dan dapat diobati, kamu harus tetap waspada ya, Charm Girls.

3. Endometriosis
Endometriosis bisa terjadi di rahim yang tumbuh di luar rahim, misalnya pada tuba fallopi atau ovarium, dan jaringan yang melapisi panggul kamu, Charm Girls. Ini nih, selain jadi biang kerok dari nyeri haid yang sakit banget, menstruasi dengan darah yang berlebihan juga bisa terjadi!

4. Ketidakseimbangan hormon
Normalnya kan dinding rahim akan menebal untuk pembuahan dan kalau nggak terjadi, dinding tersebut bakal keluar menjadi darah menstruasi. Nih, kalau ketidakseimbangan hormon terjadi, kelebihan hormon malah membuat dinding rahim terlalu tebal yang berarti darah menstruasi kamu juga bakal jadi terlalu banyak.

5. Pengaruh obat-obatan
Efek samping beberapa obat tertentu adalah menorrhagia, lho, Charm Girls. Contohnya seperti obat antikoagulan, obat anti-inflamasi, serta obat terapi hormon maupun kemoterapi.

6. Kelainan genetik
Kalau kamu memiliki kelainan genetik yang ngaruh dengan cara tubuhmu membekukan darah, jadi menstruasi yang keluar bisa lebih banyak dan lama.

Gimana caranya tahu kalo Aku ternyata menorrhagia?
Kalau kamu menunjukkan beberapa gejala seperti di atas, segera ceritakan pada orang tuamu sesegera mungkin untuk mendapatkan pertolongan pertama, ya, Charm Girls. Jika kamu bertemu dokter, Ia biasanya akan bertanya waktu masa menstruasimu dan berapa banyak darah yang keluar, buat tracking masa menstruasimu lebih gampang, kamu bisa download kalender menstruasi yang ada di Charm Girl’s Talk. Setelah itu, kamu akan mendapatkan beberapa pemeriksaan khusus dari dokter gitu lho, seperti Pap Smear, Ultrasonografi (USG), dan Histeroskopi.

Menorrhagia bisa sembuh nggak?
Kalau yang satu ini sih, balik lagi sama pengobatannya ya, Charm Girls. Karena biasanya penanganannya tergantung dengan penyebabnya. Kalau kamu memang ternyata menorrhagia, selain menghentikan darah yang banyak banget itu; penanganan yang tepat juga dibutuhkan biar hidupmu lebih tentram.
 

Pemeriksaan Menorrhagia
& Sulitnya Beraktivitas Karena Menorrhagia

Bayangkan kalau kamu harus melewati masa menstruasi lebih lama, kamu bakal kesulitan untuk ibadah, melakukan aktivitas berat di luar ruangan dan bisa-bisa lebih boros dalam memakai pembalut, tuh!

Secara umum sih ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengobati si menorrhagia, yaitu dengan menjalani operasi atau dengan menggunakan obat-obatan, Charm Girls.

Kalau bisa diobati, berarti menorrhagia bisa dicegah dong?
Hmmm… Biarpun tidak bisa dicegah sepenuhnya, setidaknya ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan biar resiko menorrhagia nggak terlalu berbahaya. Kamu bisa…:
1. Cukup tidur, minimal 6–8 jam di malam hari
2. Hindari stres atau kelelahan yang berlebihan
3. Rajin olahraga dengan rutin 5 kali per minggu
4. Makan banyak sayuran hijau dan biji-bijian
5. Selalu minum air putih 1,5–2 liter per hari

Gaya Hidup Sehat: 

Kira-kira seperti itulah gambaran tentang menorrhagia, Charm Girls. Jaga selalu gaya hidup sehatmu agar kamu bisa terhindar dari masalah-masalah pada masa menstruasi seperti ini, okay! Always take care, Charm Girls!