Menstruasi pertama pada anak, kenali gejala PMS dan cara mengatasinya

Menstruasi pertama pada anak, kenali gejala PMS dan cara mengatasinya

4 min read

Pengalaman masa menstruasi pertama akan diingat oleh sang anak sepanjang hidupnya.
Seperti yang kita semua tahu, masa menstruasi dan PMS tidak dapat dipisahkan. PMS atau Premenstrual Syndrome adalah sebuah kondisi dimana wanita merasakan rasa sakit secara fisik maupun naik turunnya emosi menjelang menstruasi.

Gejala PMS yang umum dirasakan pada anak di antaranya adalah :
Sakit kepala atau punggung, perut terasa kembung, merasa cepat lelah dan tubuh terasa lemas, payudara terasa nyeri, timbul jerawat, rambut berminyak, mood swing, mudah marah dan sensitif banget, perubahan nafsu makan, sembelit, merasa panik berlebih.

Baca Juga : Pubertas adalah masa emas - Charm Girl's Talk

Kondisi ini kerap dianggap lebay, namun pada kenyataannya PMS adalah situasi yang memang nyata dialami wanita dan memang ada penjelasan secara medis. Menurut para ahli gejala PMS ini muncul karena ada perubahan hormon estrogen dan hormon progesteron dalam tubuh. 

Untuk sang buah hati Anda yang belum terbiasa, PMS bukanlah hal yang mudah. Masa menstruasi adalah hal yang normal, jadi seharusnya melakukan percakapan tentang sesuatu yang sangat pribadi namun tetap nyaman bagi anak-anak maupun orang tua. Sebagai orang tua, Anda bertanggung jawab untuk membuat anak Anda merasa nyaman dengan PMS dan masa menstruasi.
Berikut ini adalah cara Anda membantu mengatasi gejala PMS sang buah hati.

1. Tunjukkan Anda Siap Agar Ia Juga Siap
Masa menstruasi pertama putri Anda dapat terjadi kapan saja. Selain menjelaskan gejala PMS yang mereka hadapi dan tentunya mempersiapkan mental sang buah hati, Anda sebaiknya menyiapkan kit menstruasi untuknya. Persediaan pembalut, penghangat perut, minyak/oil yang dapat merilekskan tubuh seperti kayu putih atau telon dan cemilan favoritnya dapat membuktikan bahwa Anda berada di situasi yang sama dengan putri Anda.

Menstruasi pertama pada anak, kenali gejala PMS dan cara mengatasinya

Dengan melihat kesiapan Anda sebagai orang tua, mereka akan menjadi lebih percaya diri bahwa PMS bukanlah sesuatu yang harus ditakuti; melainkan sebuah kondisi yang mau tidak mau harus dihadapi. PMS dan gejala terkait seperti kelelahan, sakit, kram, kembung, perubahan suasana hati dan jerawat harus dimaklumi, tanpa terkecuali, Parents!

2. Berbagi Pengalaman
Seperti yang sudah disebutkan, pengalaman masa menstruasi pertama akan diingat oleh sang anak sepanjang hidupnya. Begitupun masa menstruasi Anda saat masih remaja.
Pengalaman pribadi merupakan suatu hal yang pasti akan Anda ingat di kemudian hari. Setiap orang pasti akan memiliki pengalaman menarik ataupun menegangkan saat menstruasi dalam hidupnya.

Pengalaman pribadi ini dapat dibagikan ke semua orang karena dapat memberikan efek positif bagi sang Anak. Ia akan menyadari bahwa segala kebingungan yang Ia alami ternyata juga pernah dialami orang lain; orang yang sangat dekat dengan hidupnya.

Berbicara tentang pengalaman, hal itu bisa memicu minat anak-anak Anda untuk menjadi lebih sigap di masa depan saat masa menstruasi datang lagi.
 

Menstruasi pertama pada anak, kenali gejala PMS dan cara mengatasinya
Berbicara Tentang Pengalaman Menstruasi

3. Bantu Anak Mengelola Kekhawatirannya
Bantu anak meredam kekhawatiran dan ketidaknyamanan saat mengalami gejala PMS. Ia mungkin bertanya-tanya sebenarnya rasa sakit ini akan terus mengganggunya selama masa menstruasi atau tidak. Beberapa anak juga bingung dengan emosi yang naik turun; mudah marah, gampang sedih dan gampang senang.

Untuk menjelaskannya, Parents dapat memulai penjelasan dengan hal yang paling dasar. Misalnya menjelaskan bahwa masa menstruasi pertama mungkin akan terasa sulit, namun seiring berjalannya waktu akan terbiasa.

Namun Parents perlu waspadai bila putri Anda penderita Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD). Gangguan PMDD menyebabkan perubahan suasana hati secara ekstrem yang mungkin menggangu aktivitas pada putri Anda. Dokter biasanya mengajukan mengambil konseling untuk mengelola manajemen stres untuk mengatasi gejala buruk dari PMDD.

Parents, penderita PMDD disarankan untuk melakukan olahraga rutin untuk mengurangi nyeri, mengurangi konsumsi kafein (kopi, teh, cokelat dan minuman energi), tidur dan istirahat yang cukup.

Menstruasi pertama pada anak, kenali gejala PMS dan cara mengatasinya
Bantu Anak Meredam Kekhawatiran

4. Jangan menghindari dari topik menstruasi
Dalam beberapa budaya, masa menstruasi dianggap tabu dan tidak boleh dibicarakan terlalu sering. Ini bisa membuat anak perempuan merasa stres, cemas dan semakin takut akan menstruasi dan PMS. 

Pembicaraan haid harus berupa pembicaraan terbuka, di mana putri Anda merasa nyaman, tenang dan santai. Oleh karena itu, jadikan itu prioritas Anda, sebagai orang tua untuk membiasakan percakapan dan mematahkan stigma bahwa ini hanya bisa dibicarakan dengan Ibu. Namun, ayah, saudara lelaki dan kakak laki-laki juga dapat berkontribusi dan membuat putri itu merasa baik-baik saja.