Pra menstruasi syndrome vs post menstruasi syndrome

Pra menstruasi syndrome vs post menstruasi syndrome

3 min read

Nah, seperti yang kita tahu, proses menstruasi adalah sebuah siklus ketika sel telur yang berkembang dilepaskan dan dinding rahim juga akan menebal, Charm Girls. Tapi, karena sel telur tidak dibuahi, maka dinding tersebut akan luruh dan menjadi darah. Ya, itulah menstruasi.

Baca Juga : PMS (Pramenstruasi Sindrom) itu apa sih? - Charm Girl's Talk

Proses menstruasi ini terdiri dari satu siklus yang dibagi ke dalam 4 fase, yaitu

Pra menstruasi syndrome vs post menstruasi syndrome
  1.  Fase Menstruasi
    Fase ini adalah tahap pertama yang dimulai ketika sel telur yang tidak dibuahi dan dinding rahim akhirnya keluar dari rahim. Menstruasi ini biasanya terjadi selama 3-7 hari, Charm Girls. Mungkin bisa lebih lama untuk beberapa anak perempuan lainnya.
  2. Fase Folikuler (Pra-Ovulasi)
    Fase folikuler dimulai di hari pertama kamu menstruasi. Lho, kok barengan yah? Nah, pada fase ini hormon-hormon pada tubuh sedang aktif-aktifnya untuk mempersiapkan sel telur lainnya untuk siap dibuahi setelah menstruasi berakhir. Mangkanya, mungkin orang dewasa akan menyebut ini sebagai masa subur, Charm Girls.
  3.  Fase Ovulasi
    Setelah fase folikuler selesai, ovulasi dimulai. Fase ovulasi ini adalah proses dimana ovarium akan melepaskan sel telur yang matang. Nah, fase inilah penyebab mengapa kamu mengalami keputihan, Charm Girls.
  4.  Fase Luteal
    Setelah telur tersebut dilepaskan, fase ini akan menebalkan lapisan rahim kamu, Charm Girls. Jika tidak dibuahi, maka lapisan ini dan sel telur akan meluruh dan menjadi pertanda bahwa fase luteal ini telah berakhir. So, see you on period!


Mengenali Post Menstruasi Syndrome
Nah, diantara empat fase itu ada gejala yang sering banget dialami oleh perempuan lho, Charm Girls. Yes, Pre Menstruasi Syndrome atau yang lebih dikenal dengan PMS. Apa itu PMS? Itu adalah masa saat gejala-gejala aneh terjadi pada kamu, satu hingga dua minggu sebelum proses menstruasi dimulai.

Pra menstruasi syndrome vs post menstruasi syndrome

PMS bisa bikin mood kamu nggak stabil, pengen makan ini itu, perut begah serta kram, atau tiba-tiba jerawatan. Duh, pokoknya nggak enak banget deh walaupun sebenarnya gejala-gejala menstruasi alias PMS itu bisa jadi alarm pribadi kamu yang bakal ngingetin kalau menstruasimu akan segera datang. Jadi, kamu bisa mulai mempersiapkan pembalut dan apapun yang dibutuhkan saat menstruasi datang.

Tapi, tahukah kamu ada sebuah gejala lainnya yang terjadi setelah menstruasi selesai?
Post-Menstruasi Syndrome, itulah namanya. Jika gejala menstruasi berlangsung lama; bahkan hingga waktu ‘dapet’ kamu sudah selesai, mungkin kamu mengalami Post-Menstruasi Syndrome lho, Charm Girls.


Kondisi ini emang jarang banget terjadi dibandingkan Pre Menstruasi Syndrome, karena mungkin hanya 10% perempuan yang mengalaminya. Dilansir dari wellandgood.com, seorang Ahli Kesehatan dan Hormon berkata bahwa ada beberapa perempuan yang mulai mengeluhkan gejala Post-Menstruasi Syndrome. Yuk, coba cari tahu.

Gejala Post-Menstruasi Syndrome
Menurut Pakar Fertilitas, Tanmoy Mukherjee MD Post-Menstruasi Syndrome ini cukup berbeda dibandingkan Pre Menstruasi Syndrome yang lebih fokus dengan urusan fisik, seperti kram atau perut yang begah. Sementara, Post-Menstruasi Syndrome lebih berkaitan dengan urusan psikologi dan terjadi saat masa menstruasi bahkan setelahnya Charm Girls.


Gejala-gejala yang bisa saja terjadi saat Post-Menstruasi Syndrome adalah sebagai berikut:
● Susah tidur
Mood swing
● Nggak pede dan kurang konsentrasi

Penyebab Post-Menstruasi Syndrome
Pre Menstruasi Syndrome dan Post-Menstruasi Syndrome sama-sama terjadi karena perubahan hormon yang drastis, termasuk hormon estrogen dan testosteron, ya Charm Girls.
Naik atau turunnya kadar serotonin pada tubuh juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.


Mengatasi Post-Menstruasi Syndrome
Tak harus dengan obat kok, Charm Girls. Sama seperti Pre Menstruasi Syndrome, dengan merubah gaya hidup menjadi lebih sehat, olahraga dan makan makanan yang bergizi akan membantumu melewati perubahan hormon menstruasi yang naik turun dan nyeri menstruasi, baik sebelum dan sesudahnya. Always take care, okay?